Salurkan Jiwa Berkarya di SMADA ART EXHIBITION 2012


SMADA, Makassar. SMA Neg. 2 Makassar tak henti-hentinya untuk terus mengembangkan kreativitas para siswa-siswinya untuk berkarya. Terbukti, pada hari Senin (24/05)  SMADA mengadakan suatu event yang bertajuk SMADA ART EXHIBITION 2012.  Acara yang dipelopori oleh angkatan 2012 SMA Neg. 2 Makassar kali ini mengangkat tema yakni, “ Na Kungai Bumiku siagang Indonesiaku “ yang artinya, Aku Cinta Bumi dan Indonesiaku. Acara ini memamerkan beberapa hasil karya yang dibuat oleh siswa-siswi SMADA. Karya- karya yang di pamerkan pada SMADA ART kali ini  sebagian besar merupakan hasil karya daur ulang atau recycle, seperti kreasi kulit telur, beberapa miniatur perabotan, dan  lukisan-lukisan yang di torehkan diatas karung goni. Dan juga tak kalah uniknya terdapat perabotan seperti payung, jas hujan dan lain-lain yang terbuat dari pembungkus makanan.

Acara  yang diketuai oleh Ahmad Rifqi Nur Ilmi atau yang akrab di sapa Rifqi dibuka secara resmi oleh Ibu Nur Lela selaku Wakasek Kesiswaan SMA Neg. 2 Makassar. Tujuan dari acara ini sendiri yaitu merangsang kreativitas para siswa-siswi SMADA. Selain itu tujuan dari acara ini juga untuk merangsang para siswa dan siswi untuk peduli terhadap lingkungan sesuai dengan slogan yang diusung panitia yaitu “ Make Art Not Trash, Recycle and Reuse”.

SMADA ART EXHIBITION kali ini berlangsung sangat meriah. Di buka dengan tarian 4 etnis yang dibawakan oleh siswi SMADA yang dilanjutkan dengan serangkaian acara seperti gamez dan quis, band performance dan cheerleaders. Dan tak kalah uniknya juga ditengah-tengah acara panitia mengadakan lomba memasak nasi goreng yang sangat meriah dengan aroma masakan yang menggugah selera.

Para siswa dan siswi SMA Neg. 2 Makassar menyambut baik SMADA ART EXHIBITION kali ini. Astuti  misalnya Ia mengatakan bahwa acara ini spectacular. “ Yah… Spectacular. Bisa meningkatkan kreativitas siswa-siswi”, tutur gadis 15 tahun ini. Selain para siswa acara ini  juga diambut baik oleh guru-guru dan staf SMA Neg. 2 Makassar. Salah satunya Pak Ichwan, seorang guru kesenian yang mengatakan bahwa Ia sangat berbahagia karena acaranya berlangsung sukses dan itu juga tak terlepas dari kerja keras para panitia.